Abdul Rohim, S.Pd.I Lahir di Bogor, 11 Agustus 1984. Pendidikan dasar dan menengah dilaluinya di MI Al Khoiriyah dan MTs An-Nur, dan Pesantren Qotrun Nada Depok, Jawa Barat. Lalu melanjutkan studi di Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negri Syarif Hidayatullah Jakarta. Pada tahun 2008 Abdul Rohim bersama rekan rekan kuliahnya mendirikan suatu organisasi kemahasiswaan yaitu IKMD (Ikatan Keluarga Mahasiswa Depok) dan dipercaya sebagai ketua organisasi selama 2 periode. Selain aktif dalam kegiatan social dan pendidikan beliau juga aktif dalam Kegiatan Keagamaan baik itu kegiatan formal dan non formal. Rohim menikah pada tahun 2012 dan alhamdulilah sekarang sudah dikaruniai 2 orang anak.
Aktivitas seorang Rohim saat ini beliau bertugas di SMAN 2 Pandeglang segabai guru PAI sekaligus Pembina Rohis, selain kegiatan di SMAN 2 beliau juga disibukan dengan mendidik peserta didik di rumahnya untuk mengajarkan baca tulis ilmu al qur’an dan mengelola sebuah yayasan Bina Mandiri yang diberikan kepercayaan sebagai pengawas yayasan tersebut.
Perkataan Bijak:Sahabat sejati bagaikan surya yang menyinari sepanjang hari, bagaikan pewangi yang selalu mengharumkan dan menjadi pendorong impian serta membawa kita ke jalan Allah.
Seseorang yang datang ketika seluruh dunia meninggalkanmu, itulah sahabat sejati
Jika orang-orang marah kepadamu, tetapi ada seseorang tidak pernah berkata buruk tentang kamu, maka jadikan dia sebagai sahabat sejatimu
Sahabat sejati tahu kekuranganmu, tapi akan menunjukkan kelebihanmu. Tahu ketakutanmu, tapi akan menunjukkan keberanianmu.
Memiliki sahabat sejati meski tanpa mengucapkan sepatah kata pun saat duduk bersama, kamu merasa telah bercakap-cakap lama dengannya saat kamu meninggalkan dia.
Sahabat sejati itu seperti tangan dan mata. Saat tangan terluka mata menangis, saat mata menangis tangan menghapusnya
Sahabat sejati tidak pernah terpisah oleh jarak meskipun bermil-mil karena persahabatan diukur dengan hati.
Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri.
Jangan lupakan sahabat sejati ketika kalian telah menemukan cinta karena bersahabat tidak harus selalu bersama
Sahabat sejati akan menangis saat kau pergi, sahabat palsu akan pergi saat kau menangis.
Sahabat sejati akan menghampiri hidupmu dan tidak pernah meninggalkanmu dalam situasi & kondisi seburuk apa pun.
Persahabatan sejati tidak butuh teman yang bisa mendampingi dari awal, tapi yang bisa mendampingi sampai akhir.
Berjalan dengan seorang sahabat sejati di kegelapan akan lebih berarti daripada berjalan sendirian di tempat yang terang
Terkadang apa yang kita alami demi teman melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat arti persahabatan sejati mempunyai nilai yang indah.
Sahabat sejati bagaikan roda yang terus berputar yang akan membuat kereta terus berjalan
Sahabat sejati akan selalu mengingatkan jika kita melakukan kesalahan. Dan begitu pula sebaliknya.
Cara terbaik untuk menghancurkan kebencian adalah menjadikannya sebagai sahabat sejati.
Semua orang membutuhkan teman, namun tidak semua orang bisa mendapatkan sahabat sejati
Sahabat sejati itu bukan berasal dari teman saja, tetapi juga bisa kita ditemui dari kekasih, suami atau istri dan anak kira sendiri.
Seorang teman sejati akan selalu mendorong, menghibur dan mendukung kita serta menawarkan perlindungan yang aman dari dunia.
Sahabat sejati tidak akan membuka aib dirimu, meski kalian sedang terjadi perselisihan hebat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar