Pertemuan 1
Tujuan Pembelajaran
Setelah kegiatan belajar mengajar selesai, peserta didik
dapat :
1. Menghayati dan mengamalkan materi Perilaku
Kontrol Diri sebagai bentuk penghayatan dan pengamalan ajaran agama
yang dianutnya
2. Menguasai materi Perilaku Kontrol Diri dengan
menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung-jawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan
sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan
faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian,
serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian materi Perilaku
Kontrol Diri yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari materi Perilaku Kontrol
Diri yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Anak-anak bagaimana kabar kalian hari ini? semoga kalian semua dalam keadaan sehat
wal'afiat, Berjumpa kembali dengan Bapak dalam pembelajaran Pendidikan Agama
Islam untuk materi kali kita akan bahas mengenai Perilaku Kontrol Diri.
Sebelum kita lanjut ke materi, mungkin di antara kalian ada yang
sudah tahu apa itu Perilaku Kontrol Diri
(Mujahadah An-Nafs), nah untuk mengukur pengetahuan kalian tentang
Perilaku Kontrol Diri Bapak sudah menyiapkan sebuah kuis, penasaran? langsung saja kalian bisa mengikuti Quizizz di bawah ini atau bisa juga kalian klik di sini:
Baiklah setelah
mengikuti kuis tadi mungkin diantara kalian ada yang belum faham tentang Pengendalian Diri (Mujahadah An-Nafs), untuk itu mari kita
fahami kembali ringkasan materi berikut!
Apa itu Pengendalian Diri (Mujahadah An-Nafs)? Pengendalian diri atau kontrol diri (Mujāhadah
an-Nafs) adalah menahan diri dari segala perilaku yang dapat merugikan diri
sendiri dan juga orang lain, seperti sifat serakah atau tamak. Dalam literatur
Islam, pengendalian diri dikenal dengan istilah aś-śaum, atau puasa.
Puasa adalah salah satu sarana mengendalikan diri. Hal tersebut berdasarkan
hadis Rasulullah saw. yang artinya: “Wahai golongan pemuda! Barangsiapa dari
antaramu mampu menikah, hendaklah dia nikah, kerana yang demikian itu amat
menundukkan pemandangan dan amat memelihara kehormatan, tetapi barangsiapa
tidak mampu, maka hendaklah dia puasa, kerana (puasa) itu menahan nafsu baginya.”
(H.R. Bukhari)
Dan Rasullullah
SAW juga menerangkan dalam hadis yang diriwayatkan dari Abi Hurairah ra. bahwa
Rasulullah saw. bersabda:
“Orang
yang perkasa bukanlah orang yang menang dalam perkelahian, tetapi orang yang
perkasa adalah orang yang mengendalikan dirinya ketika marah.” (H.R.
Bukhari dan Muslim)
Dan Allah
juga telah memerintahkan kita umat muslim untuk melakukan Pengendalian Diri,
sebagaimana yang terdapat pada Surat al-Hujurāt/49:12
“Hai
orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena
sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang
dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang
suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik
kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima
taubat lagi Maha Penyayang” (Q.S. al-Hujurāt/49:12 )
Sekarang
analisis beberapa contoh perilaku yang mencerminkan sikap pengendalian diri,
baik di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat sekitar, hingga masyarakat
dunia.
Pengendalian
Diri (Mujāhadah an-Nafs)
1. Bersabar
dengan tidak membalas terhadap ejekan atau cemoohan teman yang tidak suka
terhadap kamu.
2. Memaafkan
kesalahan teman dan orang lain yang berbuat “aniaya” kepada kita.
3. Ikhlas
terhadap segala bentuk cobaan dan musibah yang menimpa, dengan terus berupaya
memperbaiki diri dan lingkungan.
4. Menjauhi
sifat dengki atau iri hati kepada orang lain dengan tidak membalas kedengkian
mereka kepada kita.
5. Mensyukuri
segala nikmat yang telah diberikan Allah Swt. kepada kita, seta tidak merusak
nikmat tersebut. Seperti menjaga lingkungan agar selalu bersih, menjaga tubuh
dengan merawatnya, berolahraga, mengkonsumsi makanan dan minuman yang halal,
dan sebagainya.
Jadi,
jelaslah bahwa pengendalian diri diperlukan oleh setiap manusia agar dirinya
terjaga dari hal-hal yang dilarang oleh Allah Swt. Dapatkah kamu memberikan
contoh perilaku yang menunjukkan sikap pengendalian diri? Diskusikan dengan
teman-temanmu!
Setelah kalian membaca ringkasan materi diatas, untuk lebih memahami materi tersebut mari simak vidio berikut ini:
Bagaimana anak-anak apakah kalian sudah memahami apa yang disampaikan dari video tersebut?
Jika ada pertanyaan mengenai materi ini kalian bisa tanyakan dikolam komentar ya.
Untuk mengetahui sejauh mana pemahaman kalian tentang materi kita kali ini, jawablah pertanyaan pada google form berikut ini, bisa juga kalian klik di sini!
Untuk pembelajaran kali ini Bapak
kira sudah cukup sampai disini, semoga kalian mendapatkan lmu yang bermanfaat dan sampai
jumpa dipertemuan berikutnya.
والسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
وَبَرَكَاتُهُ

Salam kenal. Bagus pak materinya .mangga berkunjung ke saya www.supadilah.com atau www.guruku7.blogspot.com
BalasHapusTerimakasih pak salam kenal juga dari saya, blok bapak sudah sangat bagus kalau menurut saya sebagai pemula. :-)
Hapuspa Rohim, bagus blognya, itu yang evaluasi di googleform, bisa langsung dibuka di situ, atau bagaimana?
BalasHapusya, bisa udh saya coba evaluasinya, cuma ga tau tokennya,
HapusKetika mengedit diblok dulu kata yang kita mau linkan lalu klik link baru masukan link google formnya bu yang sudah dibuat.
HapusMantap, lengkap, pas ya untuk satu pertemuan... Keren punya...
BalasHapusTerimakasih ibu
HapusKereen pa,mantap...
BalasHapusTerimakasih ibu, ini juga masih belajar. :-)
HapusGood Job,
BalasHapusMakasih pak ded
HapusMantap pak...👍👍
BalasHapusTerima bu Asri mohon kritik dan sarannya 🙏🙏🙏
HapusMantap pisan euy... Pak ohi. Aku diajarin dong🙏🙏
BalasHapusTerimakasih bu saja juga masih blm apa2 on proses pembelajaran 😅
Hapus